Seserahan, atau bisa juga disebut srah-srahan, atau peningset… Biasa diberikan oleh pihak CPP ke CPW. Seserahan ini ada yang diberikan pada saat lamaran, tapi ada juga yang diberikan saat malam midodareni. Bahkan ada pula yang diberikan saat sebelum akad nikah, seperti kami nanti.
Seserahan ini acara simbolik aja dari pihak pria sebagai bentuk tanggungjawabnya ke pihak wanita, terutama keluarga wanita. Dan ini hukum (agama)nya gak wajib. Aku pun awalnya bilang gak usah pakai seserahan juga gpp, apalagi kan emang gak ada acara adat, dan itung2 meringankan beban calon suami.
Tapi karena bunda minta tetep adain aja walau sederhana dan mas bilang ada alokasi dana, jadi ya sudah, tetep ada sederhana dan seserahannya nanti saat akad nikah.
Seserahan ini isinya bermacam-masam, seperti kosmetik, perlengkapan mandi, pakaian, underwear, dll… Dan itu tidak mengikat. Jadi isinya ya suka2 aja mo apa saja.
Tapi untuk seserahan secara adat daerah2 tertentu ada tambahan-tambahan khususnya. Misalnya kalau di Jawa juga pakai pisang raja dan makanan-makanan yang lengket (biar suami-istri jadi lengket terus hihihi). Trus barang-barang tersebut biasa diserahkan dalam kotak-kotak yang sudah dihias cantik. Jumlahnya kalo di Jawa biasa ganjil. Jadi misal 7 kotak, 9 kotak, dst… (more…)

Entries (RSS)